Harus Tunduk Dari Barcelona

Gianluigi Buffon membuat paling banyak penyelamatan si kulit bundar sepanjang turnamen liga Champions tahun dua ribu lima belas kala itu dengan catatan tiga puluh sembilan buah penyelamatan berita bola dan juga memiliki catatan clean sheet alias mengakhiri pertandingan tanpa kejebolan sekalipun dengan enam buah clean sheet, sama dengan hasil yang telah diraih oleh Danijel Subasic, Manuel Neuer, dan juga Marc-Andre ter Stegen dimana kesemua nama tersebut adalah penjaga gawang yang bisa dibilang terbaik dimasa sekarang ini, termasuk juga Gianluigi Buffon seperti foto dukungan total suporter indonesia untuk timnas u-22.

Selain itu, Gianluigi Buffon juga berhasil mendapatkan satu tempat pada penghargaan tim berita bola dunia berisikan para pemain sepakbola terbaik pada pergelaran piala liga Champions tahun dua ribu empat belas hingga dua ribu lima belas yang digelar oleh UEFA selaku badan yang membawahi seluruh organisasi sepakbola di Eropa. Gianluigi Buffon memenangkan raihan di bagian penjaga gawang ini berkat performanya yang konsisten sepanjang digelarnya liga Champions walaupun pada akhirnya harus tunduk dari Barcelona di babak final secara mengejutkan dengan skor akhir tiga satu serta sempat memberikan beberapa umpan.

Selanjutnya di tanggal lima belas bulan Juli tahun dua ribu lima belas, Gianluigi Buffon juga masuk ke dalam salah satu dari sepuluh kandidat peneirma penghargaan pemain sepakbola terbaik di Eropa yang diberikan oleh UEFA tahun itu. Tidak hanya sampai disitu saja namun penyelamatan gemilang yang ia lakukan pada babak final liga Champions melawan Dani Alves juga dinominasikan ke dalam penyelamatan terbaik berita bola indonesia musim itu versi UEFA dimana Gianluigi Buffon hanya mampi mendapatkan peringkat ketiga dan seri dengan penjaga gawang lain berdasarkan hasil voting.

Lalu pada tanggal delapan bulan Agustus tahun dua ribu lima belas, Gianluigi Buffon mampu mencatatkan clean sheet alias menjalani pertandingan tanpa kebobolan ketika penjaga gawang dengan tinggi badan seratus sembilan puluh satu sentimeter tersebut membawa Juventus mengalahkan Lazio pada pergelaran piala Supercoppa Italiana 2015. Pada laga yang berakhir dengan skor dua kosong untuk Juventus tersebut, klub yang berjuluk la vecchia signora alias si nyonya tua tersebut berhasil merengkuh trofi ini untuk yang ketujuh kalinya sekaligus juga mencatatkan rekor terbanyak.

Sedangkan di tanggal dua belas bulan Agustus, ada pengumuman yang mengatakan bahwa Gianluigi Buffon telah mendapatkan peringkat keempat dalam perburuan penghargaan pemain terbaik di daratan Eropa tahun dua ribu lima belas yang diberikan oleh UEFA selaku organisasi yang membawahi seluruh persatuan sepakbola di benua biru tersebut. Memang kompetisi dalam mendapatkan pengakuan ini sangat sulit mengingat banyaknya pemain sepakbola berbakat lainnya seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, dan Gianluigi Buffon yang merupakan seorang penjaga gawang merasa tidak diuntungkan disini.