Keputusan Pelatih Asal Perancis

Seorang Edinson Cavani kemudian mencatatkan debut alias penampilan perdananya untuk Paris Saint Germain pada tanggal sembilan bulan Agustus tahun dua ribu tiga belas dimana saat itu pemain sepakbola yang memiliki tinggi badan seratus delapan puluh empat ini masuk di menit ketujuh puluh dua menggantikan rekannya, Ezequiel Lavezzi. Saat itu, klub kaya raya yang masih diasuh oleh Carlo Ancelotti tersebut sedang berhadapan dengan sebuah tim semenjana Montpellier dan disini Edinson Cavani belum bisa menggelontorkan gol pada debutnya seperti ketika ia pertama kali mengenakan seragam Napoli.

Edinson Cavani sendiri mampu menyelesaikan musim pertamanya mengenakan seragam Paris Saint Germain dengan total gelontoran mencapai dua puluh lima buah gol berita bola indonesia yang dicetaknya sepanjang empat puluh tiga pertandingan diberbagai kompetisi yang diadakan, dan enam belas gol terjadi di Ligue 1 Perancis. Walaupun impresif, namun pencapaian pemain yang lahir tanggal empat belas bulan Februari tahun seribu sembilan ratus delapan puluh tujuh silam ini masih kalah dari Zlatan Ibrahimovic, rekan setimnya yang ditunjuk menjadi penyerang utama didepan Edinson Cavani.

Tidak hanya sampai disitu saja, namun pada laga final piala Coupe de France tahun dua ribu enam belas tersebut, Paris Saint Germain pada akhirnya mampu mengalahkan Marseille dengan skor akhir empat dua. Kemenangan ini juga sekaligus membuat Paris Saint Germain mampu menorehkan rekor memenangi treble domestik atau tiga gelar dalam negeri bergengsi mereka selama dua tahun berturut – turut, yakni piala Ligue 1 Perancis, Cope de France, dan juga Coupe de la ligue. Uang memang segalanya didalam dunia sepakbola ini, dan Paris Saint Germain juga Manchester City adalah bukti nyatanya pasti akan selalu diingat.

Berikutnya di tanggal dua puluh dua bulan Januari tahun dua ribu empat belas, Edinson Cavani mampu menggelontorkan golnya yang ke dua puluh pada musim pertamanya membela Paris Saint Germain. Saat itu, tim yang sekarang diasuh oleh Unai Emery tersebut mampu dikalahkan Montpellier dengan skor akhir tipis dua satu dikandang sendiri. Walaupun mereka sudah mendapatkan kucuran dana yang hampir bisa dibilang tidak terbatas dan pemain sekaliber Edinson Cavani serta Zlatan Ibrahimovic digaris depan, kemenangan bukanlah sebuah hal yang pasti diolahraga yang satu ini berita bola.

Selanjutnya pada bulan Januari tahun dua ribu lima belas, Edinson Cavani bersama dengan rekan setimnya yang juga pernah sama – sama membela Napoli di Serie A Italia, Ezequiel Lavezzi didenda dan juga diberikan skorsing selama dua pertandingan berita bola dunia oleh pelatih Paris Saint Germain saat itu, Laurent Blanc. Keputusan pelatih asal Perancis ini diambil lantaran kedua penyerang berbakat tersebut tidak mengikuti sesi latihan pertama mereka setelah jeda istirahat musim dingin selesai, dan diberikan agar keduanya mau mengintrospeksi diri serta menumbuhkan kedisiplinan yang mendalam lagi.