Tidak Bisa Berkontribusi Banyak

Kemudian barulah Yaya Toure menunjukkan kelasnya dan mulai diperhitungkan dunia saat ia diboyong oleh raksasa Spanyol, Barcelona. Bersama klub berita bola dunia yang bermarkas di Camp Nou ini, Yaya Toure berhasil mencatatkan seratus tujuh belas penampilan dan mampu menjebloskan si kulit bundar kedalam gawang lawan sebanyak enam kali saja. Tiga musim ia berseragam Blaugrana dibawah kepelatihan Josep Pep Guardiola dan Frank Rijkaard, disini namanya mulai mencuat kedunia internasional lantaran ia membantu Barcelona menjuarai treble alias raihan tiga gelar bergengsi dalam satu musim ambisi kane amankan poin jelang hadapi leicester.

Karena Barcelona berhasil menjuarai piala liga champions Eropa, Copa del Rey, dan La Liga Spanyol maka saat itu mereka untuk pertama kalinya sepanjang sejarah berdirinya klub bermarkas di Camp Nou tersebut mampu meraih treble, alias tiga gelar bergengsi beruntun dimana piala regional, liga domestik, dan juga kejuaraan dalam negeri. Semuanya dimenangkan oleh Barcelona untuk pertama kalinya ketika Yaya Toure menjadi bagian dari mereka disamping juga Blaugrana saat itu sedang menjalani masa keemasan mereka sampai pada akhirnya beberapa tahun setelahnya mereka mampu mencetak prestasi serupa.

Berikutnya Yaya Toure hijrah ke daratan Ukraina, Metalurh Donetsk karena ia tidak sabar ingin berlaga di benua Eropa dan Arsenal saat itu lama sekali mengurus perizinan kerjanya di Inggris. Bersama Metalurh Donetsk, Yaya Toure berhasil mencatatkan tiga puluh sembilan kali penampilan dan sukses menceploskan lima buah gol. Rasio perbandingan ini meningkat drastis sekali dari ketika ia masih membela Beveren di Belgia dan bersama klub Ukraina ini jugalah Yaya Toure memantapkan dirinya bermain pada posisi gelandang tengah dan tidak lagi mengemban tugas sebagai pemain bertahan alias bek untuk mengamankan talenta muda.

Sekarang kita beranjak akan membahas mengenai prestasi dan trofi apa saja yang telah dimenangkan oleh Yaya Toure pada berbagai tingkat sekaligus juga ketika membela tim berita bola yang berlainan hingga individu. Pertama ketika ia masih membela ASEC Mimosas di Pantai Gading, Yaya Toure membantu tim pertamanya ini menjuarai kompetisi liga primer Pantai Gading tahun dua ribu satu silam. Ketika itu, usianya baru menginjak delapan belas tahun dan sudah diberikan kepercayaan tinggi oleh sang pelatih untuk berlaga diliga teratas negara dengan sepakbola hebat dibenua Afrika tersebut.

Gelar berita bola indonesia terakhir yang dimenangkan oleh Yaya Toure bersama Barcelona adalah piala dunia antarklub FIFA tahun dua ribu sembilan yang diselenggarakan di Uni Emirat Arab. Di partai final, Barcelona berhasil mengalahkan wakil dari Argentina bernama Estudiantes dengan skor akhir dua satu lewat gol Pedro dan Lionel Messi. Walaupun begitu, pemain dari klub Korea Selatan Pohang Steelers bernama Denilson dari Brasil mampu mencatatkan namanya sebagai top skorer atau pencetak gol terbanyak dengan total torehan empat gol dan Yaya Toure tidak bisa berkontribusi banyak saat itu.