Tidak Bisa Membela Negaranya

Performa seorang Edinson Cavani dalam laga melawan Kolombia tersebut kemudian dipuji oleh pelatih Andre Villas-Boas yang sempat menukangi raksasa liga primer inggris, Chelsea. Andre Villas-Boas mengatakan bahwa sebagai seorang pemain berita bola, Edinson Cavani memiliki kapasitas dan kelihaian untuk mencetak gol yang membutuhkan teknik tinggi juga kemampuan yang tidak mudah. Pujian ini bukan main – main lantaran diucapkan oleh salah satu pelatih terbaik Eropa semasa itu, namun sekarang ia sudah tidak terlalu bagus lagi dan tidak dipakai oleh tim besar Eropa.

Pada tanggal sepuluh bulan Juli tahun dua ribu sepuluh berikutnya, pemain sepakbola yang lahir tanggal empat belas bulan Februari tahun seribu sembilan ratus delapan puluh tujuh ini mampu menggelontorkan gol kedalam gawang tim nasional Jerman. Dalam pertandingan berita bola indonesia yang memperebutkan tempat ketiga dalam pergelaran piala dunia tahun dua ribu sepuluh tersebut, laga bertahan dengan skor satu sama, namun pada babak tambahan Jerman menunjukkan kelasnya sebagai salah satu tim terbaik dunia dengan memenangkan laga tiga dua atas tim nasional Uruguay yang diperkuat oleh Edinson Cavani.

Selanjutnya pada tanggal delapan bulan Oktober tahun dua ribu sepuluh, Edinson Cavani mampu menggelontorkan hat-trick alias raihan tiga buah gol pertamanya untuk Uruguay dilevel internasional. Ketika itu, Uruguay mampu meratakan Indonesia dengan skor tujuh satu dan dalam pertandingan berita bola dunia yang digelar di Jakarta tersebut, penyerang Barcelona yang pernah memperkuat Liverpool Luis Suarez juga sama – sama mencetak hat-trick. Laga ini waktu itu diadakan guna menambah pengalaman tim nasional Indonesia dalam menghadapi negara yang lebih kuat guna mempersiapkan diri menghadapi piala Asia harry kane pasti akan dibutuhkan.

Berikutnya, Edinson Cavani juga diikut sertakan dalam tim nasional Uruguay pada pergelaran piala copa america tahun dua ribu sebelas yang diadakan di Argentina. Penyerang yang memiliki tinggi badan seratus delapan puluh empat ini memang tampaknya hampir tidak pernah absen dalam laga yang diikuti oleh negaranya tersebut, bersama dengan Luis Suarez lantaran memang kemampuan mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau milik mereka yang tidak bisa diremehkan lantaran jam terbang yang sangat tinggi di kancah teratas sepakbola Eropa, mulai dari Italia, Inggris, Spanyol, dan Perancis.

Kemudian pada pergelaran piala Copa America tahun dua ribu sebelas di Argentina tersebut, Edinson Cavani diturunkan oleh pelatih tim nasional Uruguay dari menit pertama pada dua pertandingan fase grup awal, akan tetapi penyerang Paris Saint Germain ini menderita cedera lutut pada laga kedua ketika berhadapan melawan Cili. Berkat kecelakaan ini, Edinson Cavani sama sekali tidak bisa membela negaranya hingga babak final karena cedera serius tidak boleh dianggap main – main. Pemain yang satu ini juga jarang sekali terkena cedera parah, tidak seperti bintang lainnya.