Tidak Disukai Banyak Orang

Kali ini kita akan membahas mengenai penghargaan individu yang telah didapatkan oleh seorang Zlatan Ibrahimovic. Pertama adalah penghargaan kepribadian terbaik dalam dunia pesepakbolaan Swedia yang diterima oleh penyerang yang memiliki darah Kroasia dari ibunya dan Bosnia dari ayahnya pada tahun dua ribu dua silam ketika ia masih berseragam Ajax Amsterdam, Belanda. Piala yang satu ini bernama Fotbollsgalan di bahasa setempat dan diorganisir oleh asosiasi sepakbola Swedia sana. Zlatan Ibrahimovic hanya mendapatkan trofi berita bola ini satu kali karena tidak diperbolehkan dua kali juga merupakan tindakan yang tidak sportif.

Selanjutnya Zlatan Ibrahimovic juga pernah mendapatkan penghargaan gol terbaik tahun dua ribu empat versi Eurosport, sebuah jaringan televisi Eropa yang dimiliki oleh Disovery Channel. Zlatan Ibrahimovic memenangkan penghargaan berita bola dunia ini setelah ia mampu mencetak gol yang luar biasa indahnya ke gawang NAC Breda ketika masih membela Ajax Amsterdam tahun dua ribu empat. Dari muda saja sudah terlihat bakat penyerang yang pernah menjadi kapten Swedia yang satu ini dalam menggelontorkan gol ke dalam jala gawang lawan serta melakukannya dengan cara yang indah nan gemilang seperti atletico madrid.

Lalu Zlatan Ibrahimovic juga pernah menjadi pemain terbaik pada pergelaran piala Eropa versi UEFA tahun dua ribu empat yang kala itu mempertemukan Italia melawan Swedia. Diantara kedua tim berita bola indonesia ini, memang tidak bisa dipungkiri bahwa Italia lebih diunggulkan tapi Swedia yang kala itu masih diperkuat oleh Zlatan Ibrahimovic juga sering sekali menghadirkan kejutan bagi lawannya, tengok saja ketika ia membantu negaranya tersebut menyamakan kedudukan ketika melawan Jerman dimana saat itu Swedia tertinggal empat nol menjadi empat sama, berkat si Zlatan Ibrahimovic ini.

Kemudian Zlatan Ibrahimovic juga sempat mendapatkan penghargaan sebagai pemain sepakbola yang paling dicintai oleh para penggemar dan pengamat olahraga mengolah si kulit bundar itu versi Serie A tahun dua ribu lima ketika ia mengenakan seragam Juventus lalu. Penghargaan yang memiliki nama lain Gran Gala del Calcio ini sendiri memang didominasi oleh para punggawa klub yang bermarkas di Juventus Arena tersebut tapi sudah tidak lagi diberikan sejak tahun dua ribu sepuluh terakhir ketika Edinson Cavani, mantan rekan setim Zlatan Ibrahimovic di Paris Saint Germain yang kala itu masih membela Napoli menerimanya tahun dua ribu sepuluh.

Berikutnya pemain sepakbola yang memiliki tinggi badan seratus sembilan puluh lima sentimeter ini juga sempat memenangkan penghargaan Jerringpriset tahun dua ribu tujuh alias penghargaan yang diberikan oleh kolom olahraga radio nasional Swedia dimana pemenangnya dipilih oleh para pendengar, dan terdiri dari atlet dari seluruh cabang olahraga. Walau Zlatan Ibrahimovic sendiri bisa dikatakan sebagai seorang pemain sepakbola yang mengangkat martabat negara Eropa utara tersebut, ia hanya mampu memenangkan gelar ini satu kali saja, mungkin karena sifat arogannya tidak disukai banyak orang.